Jumat, 17 Mei 2013

Kadang selalu terlintas di benak untk mempertanyakan, apa ada malaikat yang nyata di dunia ini? apakah tuhan bisa memberikan seorang malaikat yang nyata yang bisa setiap saat menjaga, memberi senyum, memberikan semuanya dengan iklas, apakah ada ? Kadang juga terlintas dipikiran bahwa apa aku bisa menjadi malaikat? malaikat apa yang akan aku perankan? apakah malaikat yang biasa diperbincangkan orng, yang tak ada satupun keburukan, malaikat yang slalu berada di surga, malaikat-malaikat ALLAH.

Ya sudahlah. . .

Aku sangat terinspirasi dan terkesan, ketika merenungkan semua hal yang pernah aku pikirkan, semua hal yang membuat aku merasa terbebani dan terus bertanya, semua hal yang membuat air mata menetes, entah mengapa ? ( bingung)

Tulisan ini adalah bukti, pertanyaan dan harapan akan semua yang aku rasakan. Pernah saya mendengar tentang MALAIKAT YANG NYATA???? Dan ternyata malaikat itu benar ada, dia yang selalu setiap saat, setiap detik, setiap jam, bahkan seumur hidup malaikat itu selalu ada, malaikat yang dengan ikhlas memberikan kasih sayangnya, selalu menjaga, slalu mengasihi, malaikat yang satu-satunya di berikan tuhan hanya untukku!! Malaikat yang akan mengajarkan kepadaku tentang bagaimana berkomunikasi dengan tuhan, bagaimana menerima takdir tuhan, bagaimana memberi kasih sayang seperti yang tuhan berikan, dan malaikat itu adalah IBU , dia adalah sosok seorang malaikat yang diberikan tuhan yang akan melindungiku di setiap saat, malaikat yang relah mempertarukan nyawanya, malaikat yang setiap detik selalu memiliki waktu untukku, dan pada akhirnya akan tiba saatnya dimana aku harus berpikir bagaimana melewati saat-saat dimana aku harus menghabiskan waktu dengan malaikatku, malaikat yang selalu menghawatirkan ketika aku sedang sakit, malaikat yang selalu memberi senyum indahnya, malaikat yang selalu memberikan nasehat.

Tuhan ijinkan aku untuk melewati setiap detikku, setiap langkah kakiku, setiap derai air mataku dan setiap hembusan nafasku bersama malaikatku (IBU), tuhan jangan biarkan aku hanya menatap sesuatu yang kosong, ketika malaikatku telah tiada, tuhan aku tak ingin menatap kamar yang kosong, tuhan akankah ada malaikat-malaikat lain yang akan mendoakanku? Ijinkan aku kembali memeluk dan mencium malaikatmu dan merasakan semua kasih sayang, yang pernah diberikannya.

“Wahai malaikatku apakah engkau akan menerima ketika aku kembali dan memberikan sepasang mahkota hitam yang trgantungkan tali disampingnya dan kuberikan kepadamu”

4 komentar :